Cara Praktis Membuat Skripsi Beserta Contohnya

Cara praktis membuat skripsi - Membuat skripsi yang benar itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Membuat skripsi yang cepat dan benar diperlukan ketekunan dan kerja keras. Serta tidak mudah putus asa. Sebelumnya sudah tahukah anda, apa itu skripsi ? Bagi yang belum tahu maka saya jelaskan secara singkat.

Skripsi adalah sebuah tugas akhir yang wajib dikerjakan oleh Mahasiswa untuk melengkapi persyaratan mengikuti wisuda. Dalam menyusun skripsi ada banyak kendala yang menghambat kemulusan dalam penyelesainya, yang paling besar adalah rasa malas.

Sebelum kita masuk ke pembahasan cara membuat skripsi dengan cepat dan mudah maka saya akan gambarkan sekilas tentang seluk beluk yang ada dalam sistematika penulisan skripsi.

Skripsi adalah sebuah karya ilmiah yang disusun dengan bahasa dan format yang sesuai dengan penyusunan karya ilmiah seperti biasanya, menggunakan kata-kata baku, daftar pustaka, daftar table, gambar  dan lain-lain.

Dalam menyusun skripisi yang teridiri dari Lima BAB. Yaitu Bab 1 sampai 5 dimana dalam setiap bab memiliki bagian-bagian bahasan yang berbeda mulai dari pendahuluan sampai kesimpulan dan saran.

Membuat skripsi merupakan suatu kewajiban bagi anda yang ingin mengikuti Wisuda. Namun tidak semua mahaiswa mampu menempuhnya dengan cepat seperti halnya penulis.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh bnyak faktor mulai dari Malas, Sakit, Cuti dan Nilai belum keluar. Dalam pembahsan ini penulis ingin membatasi permasalahan seputar Cara, Tips dalam Menyusun skripsi dengan cepat dan Mudah.

Jika kita belajar dari pengalaman banyak sekali Mahasiswa mengeluh dalamm menghadapi skripsi, bahkan banyak diantara mereka menyewa jasa pembuatan skripsi dengan bajed jutaan rupiah.

Baiklah sekarang kita masuk pada pembahasan cara Membuat skripsi dengan Cepat dan Mudah.

Berikut langkah-langkahnya yang harus diperhatikan.

Persiapkan Kesehatan anda Unsur ini yang paling utama.

Ajukan Judul Secepatnya, Ini adalah langkah yang lumayan penting juga, karena berbeda jurusan dan fakultas rata-rata sistemnya berbeda.

Mengajukan judul paling awal akan membantu anda lebih cepat dalam mengerjakan skripsi, karena pengjuan judul perdana pasti akan ditolak, jika ditolak maka ajukan yang ke dua, tiga dan seterusnya dengan catatan anda harus meminta saran pada dosen anda kenapa dia menolak dan yang seharusnya seperti apa.

Perkaya Referensi Hal ini berkaitan dengan kemudahan anda dalam mengerjakan skripsi. Judul skripsi yang memiliki referensi banyak akan cendrung mudah dalam proses pengerjaanya, karena sumber-sumber untuk daftar pustaka cepat ditemukan selain itu carilah contoh judul yang hampir mirip dengan judul skripsi anda.

Ini bisa dilakukan dengan menyambangi Perpustakaan. Jika sudah ketemu maka tinggal di Copy Paste saja, toh ada sumbernya, gak mungkin dosen anda protes.

Rajin Refisi dan Bimbingan Ini kunci suksesnya, ketika judul anda sudah di ACC maka langkah yang paling penting adalah rajin menghubungi dosen anda untuk memintanya bimbingan.

Percuma jika skripsi anda sudah dikerjakan capek-capek tanpa proses bimbingan. Dalam proses bimbingan ini biasanya berlangsung selama 3 sampai 4 kali koreksi dan itu wajar.

Gunakan sistem Kebut sehari Ini adalah model yang saya terapkan pribadi. Jika anda mau tau caranya baiklah kita kupas dalam tulisan ini.

Ketika teman-teman saya sudah berhari-hari mengerjakan skripsi bahkan sampai bermingu-minggu, dengan jarak tempuh baru sampai bab II. Disisi lain saya menempuh jalan baru, simple dan berhasil.

Begini kisahnya : Saya waktu itu mengajukan judul, kemudian di ACC, dan lusanya saya mulai mngerjakan sampai paginya saya bisa menempuh sampai BAB III sungguh fantastis bukan ? Inilah caranya, Cari soft file skripsi, tesis, makalah,pdf yang berkaitan dengan judul Skripsi anda,kemudian ikuti tata cara penulisanya tanpa memikirkan daftar pustaka.

Berikut ini saya lampirkan contoh proposal skripsi dan tesis.

Format proposal skripsi tidak ada yang baku seperti yang telah dijelaskan namun secara umum relatif sama tergantung institusi yang menentukan format proposal skripsi tersebut.

Contoh Proposal Skripsi dan Tesis
Berikut ini adalah salah satu format isian proposal skripsi/tesis yang informasinya dipandang cukup baik untuk kelayakan rencana pembuatan proposal skripsi. Disini saya hanya menyampaikan pada isinya saja, untuk halaman depan terdapat judul, halaman persetujuan dan halaman daftar isi.

Contoh Proposal Skripsi dan Tesis
BAB I Pendahuluan

a. Judul

Judul proposal skripsi harus mencerminkan masalah, variabel dan obyek yang diteliti serta desain penelitian yang di pakai.

Contoh Judul Skripsi : Daya Lentur (Resilience) Anak Asuh di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Yogyakarta Tahun 2011

b. Latar Belakang

Bagian latar belakang proposal skripsi ini menceritakan apa yang mendorong seorang peneliti untuk meneliti suatu masalah. Bagian latar belakang proposal penelitian skripsi ini menjelaskan situasi dan kondisi yang melatarbelakangi terjadinya masalah tersebut.

c. Identifikasi Masalah

Bagian identifikasi masalah pada proposal penelitian skripsi ini menjelaskan pokok masalah yang tercermin di bagian latar belakang masalah.

d. Batasan Masalah

Bagian ini sangat erat dengan identifikasi masalah diatas. Dengan keterbatasan peneliti baik waktu, dana dan yang lainnya maka peneliti disini hanya meneliti beberapa identifikasi masalah yang ada jadi tidak semua masalah yang muncul di teliti. Agar hasil penelitian lebih fokus.

e. Tujuan Penelitian

Bagian tujuan penelitian di proposal skripsi ini mencakup apa saja yang akan diteliti, harapan apa setelah diadakannya penelitian ini.

f. Manfaat Penelitian

Pada bagian manfaat penelitian ini merupakan uraian manfaat dari hasil penelitian. Akan digunakan untuk apa dan kepada siapa. Misalnya manfaat secara teoritis dan manfaat praktis.

Contoh Proposal Skripsi dan Tesis

BAB II Kajian Pustaka

a. Landasan Teori

Landasan teori menguraikan kerangka teori yang merujuk pada referensi berbagai ahli tertentu maupun berbagai teori-teori yang ada yang nantinya akan mendasari hasil dan pembahasan secara detail, dapat berupa definisi-definisi atau model matematis yang langsung berkaitan dengan tema atau masalah yang diteliti.

b.    Kerangka Teori

Kerangka teori terdiri dari teori-teori atau isu-isu dimana penelitian kita terlibat di dalamnya dan memberikan panduan pada saat peneliti membaca pustaka.Kerangka teori tidak dapat dikembangkan kalau peneliti belum mempelajari pustaka dan sebaliknya kalau peneliti belum mempunyai kerangka teori maka peneliti tidak akan dapat membaca pustaka dengan efektif.

c.    Kerangka Konsep Penelitian

Kerangka konsep penelitian merupakan operasionalisasi keterkaitan antar variabel-variabel yang berasal dari kerangka teori dan biasanya berkonsentrasi pada satu bagian dari kerangka teori.

d.   Hipotesis

Hipotesis memuat : pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori atau tinjauan pustaka dan merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi.

Contoh Proposal Skripsi dan Tesis

BAB III Metode Penelitian

Metode penelitian memuat : jenis penelitian, populasi dan sample penelitian, lokasi dan waktu penelitian, hubungan variable dan definisi operasional, instrumen penelitian, pengumpulan dan pengolahan data, metode analisis data dan keterbatasan.

A.    Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei untuk mengetahui daya lentur (resilience) anak asuh di PSAA Yogyakarta.

B.     Tempat dan Waktu Penelitian

Tempat Penelitian

Penelitian dilaksanakan di Panti Sosial Asuhan Anak Yogyakarta. Panti Sosial Asuhan Anak Yogyakarta memiliki dua lokasi pelayanan yaitu PSAA Budhi Bhakti Gunung Kidul dan PSAA Bimomartani.

Waktu Penelitian

Penelitian dilaksanakan mulai bulan Januari sampai bulan Februari tahun 2011.

C.    Subyek Penelitian

Suharsimi Arikunto (1993:116) menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan subjek penelitian adalah suatu benda, hal atau orang tempat data variabel penelitian melekat dan yang dipermasalahkan. Jadi subjek merupakan sesuatu yang posisinya sangat penting, karena pada subjek itulah terdapat data tentang variabel yang diteliti dan diamati oleh peneliti. Pengambilan subyek penelitian ini menggunakan teknik populasi.

D.    Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data merupakan langkah penting dalam metode ilmiah. Pengumpulan data menurut Sugiyono (2007: 193) dapat dilakukan dengan berbagai setting, berbagai sumber, dan berbagai cara dalam upaya mengumpulkan data. Sementara itu, Moh. Nazir (2005: 174) mengemukakan hal yang sama mengenai pengumpulan data yaitu prosedur yang sistematis dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan. Pengumpulan data tidak lain adalah suatu proses pengadaan data primer untuk keperluan penelitian.

E.     Instrumen Penelitian

Menurut Suharsimi Arikunto (2000: 177) instrumen penelitian merupakan alat bantu bagi peneliti dalam mengumpulkan data. Kualitas instrumen akan menentukan kualitas data yang terkumpul. Instrumen yang digunakan peneliti adalah skala daya lentur (resilience).

F.     Uji Validitas dan Reabilitas Instrumen
         1.   Uji Validitas

Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Semakin tinggi validitas maka instrumen semakin valid atau sahih, semakin rendah validitas maka instrumen kurang valid (Suharsimi Arikunto, 2002:144).

       2.   Uji Reliabilitas

Menurut Suharsimi Arikunto (2002: 154), reliabilitas adalah sesuatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. Sedangkan Syaifuddin Azwar (2001:5) menyatakan bahwa reliabilitas adalah sejauh mana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya. Instrumen yang sudah dapat dipercaya, yang reliabel akan menghasilkan data yang dapat dipercaya juga. Apabila datanya memang sesuai dengan kenyataannya, maka berapa kalipun diambil, tetap akan sama.
G.    Teknik Analisis Data

Teknis analisis data merupakan salah satu langkah yang sangat penting dalam proses penelitian, karena disinilah hasil penelitian akan tampak. Analisis data mencakup seluruh kegiatan mengklasifikasikan, menganalisa, memaknai dan menarik kesimpulan dari semua data yang terkumpul. Oleh karena itu perlu menggunakan dasar pemikiran untuk menentukan pilihan-pilihan teknik analisis data yang akan digunakan.

DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka merupakan keterangan tentang bacaan yang dijadikan sebagai bahan rujukan dari penulisan skripsi. Dalam daftar pustaka dapat dimasukkan tentang pustaka dari buku teks, jurnal, artikel, internet atau kumpulan karangan lain.

LAMPIRAN

Lampiran memuat : keterangan atau informasi yang diperlukan pada pelaksanaan penelitian seperti : peta, surat penelitian, kuesioner, atau data lain yang sifatnya melengkapi usulan atau proposal skripsi.

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat. Mungkin itu dulu yang bisa saya share disini, karena sudah malam sekian dulu materi dari saya tentang contoh proposal skripsi dan tesis. Semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara Praktis Membuat Skripsi Beserta Contohnya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel